Zulfahrianto Resmikan Dapur MBG Sontang: Desa Tidak Lagi Menunggu Bantuan

Bagikan di sosmed anda

Zulfahrianto Resmikan Dapur MBG Sontang: Desa Tidak Lagi Menunggu Bantuan*


*ROKAN HULU* – Langkah besar kembali lahir dari desa. Di tengah banyak daerah yang masih berkutat pada wacana dan perencanaan, Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, justru tampil mengejutkan dengan aksi nyata yang kini menjadi sorotan publik nasional.

Ketua APDSI Provinsi Riau sekaligus Kepala Desa Sontang, Zulfahrianto, resmi meresmikan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang digadang-gadang menjadi salah satu model pelayanan gizi desa paling progresif di Provinsi Riau.

Dengan penuh keyakinan, Zulfahrianto menyampaikan pesan yang kini viral di tengah masyarakat:
“Jangan menunggu bantuan untuk memulai; mandiri ciptakan peluang agar dunia yang datang menawarkan kerja sama.”

Pernyataan itu bukan sekadar motivasi. Desa Sontang langsung membuktikan kerja nyata. Hanya dalam empat hari pasca peresmian, dapur MBG “Pelita Pangan Nusantara” telah melayani lebih dari seribu pelajar SD dan SMP dengan makanan bergizi dan standar pelayanan terukur.

Program tersebut menjadi simbol perubahan cara berpikir pembangunan desa modern. Desa tidak lagi diposisikan sebagai objek penerima bantuan semata, melainkan motor penggerak kemandirian sosial dan ekonomi masyarakat.

Pembangunan dapur MBG ini disebut bagian dari visi besar “Sontang Mandiri”. Fasilitas tersebut bahkan dinilai sebagai salah satu dapur MBG terbesar di Kabupaten Rokan Hulu.

Tidak hanya fokus pada penyediaan makanan, program MBG Desa Sontang juga menitikberatkan pada edukasi gizi, sanitasi dapur modern, hingga pelatihan tenaga kerja lokal agar memiliki standar pengolahan pangan sehat dan profesional.

Kehadiran program ini menjadi magnet perhatian karena mampu menerjemahkan program nasional menjadi gerakan nyata berbasis desa. Di tengah tantangan ekonomi dan persoalan gizi anak yang masih menjadi isu serius di berbagai daerah, Desa Sontang tampil sebagai contoh konkret bagaimana kepemimpinan lokal mampu bergerak cepat tanpa bergantung penuh pada birokrasi panjang.

Semangat gotong royong masyarakat menjadi kekuatan utama dalam pembangunan dapur MBG tersebut. Dukungan masyarakat, pemerintah desa, hingga unsur keamanan menyatu dalam satu visi besar: membangun generasi sehat dari desa untuk Indonesia.

Kini nama Desa Sontang tidak lagi hanya dikenal di Rokan Hulu. Desa ini mulai disebut sebagai simbol keberanian desa mandiri yang berani melompat lebih cepat dibanding daerah lain.

(DR)

Tingalkan komentar anda

Verified by MonsterInsights