
Polsek Tambusai Utara Dukung ketahanan pangan Nasional Pantau Perkembangan Tanaman Jagung Pipil Jenis Monokultur Desa Simpang Harapan .
Rohul. Polsek Tambusai Utara melakukan pengecekan tanaman Jagung jenis Monokultur di Lahan Ketahanan Pangan nasional di Desa Simpang Harapan, pada Senin ( 10 Agustus 2026 ) sekira pukul 11.00 Wib bertempat di
Rt 005 Rw 001 Desa Simpang Harapan Kec.Tambusai Utara.
Pelaksana kegiatan di lapangan adalah :
Bhabinkamtibmas Desa Simpang Harapan Bripka Asro Nugroho bersama Rt 002 Bpk Warsidi
Bhabinkamtibmas Bripka Asro sampaikan adapun jenis tanaman jagung adalah jagung Pipil Pioner , tepatnya waktu tanam pada
Tgl 27 Juli 2026, rencana panen yaitu pada tanggal
05 November 2026, tidak ada hujan / Kemarau – Hama ( Ayam, Tikus dan Burung ) dengan luas lahan 1,8 hektar ..
Bhabinkamtibmas Polsek Tambusai Utara Bripka Asro lebih lanjut katakan , adapun tindakan yang di ambil adalah , 3 hari sekali melakukan Penyiraman dan Penyemprotan hama, saat ini umur tanaman jagung sudah 15 hari sejak tanggal tanam, menyampaikan Bahwa Polri Sangat mengapresiasi terhadap Petani-Petani yang ada di Indonesia terutama di bidang ketahanan pangan nasional, sehingga Polri selalu hadir memberikan dukungan kepada petani Indonesia, meningkatkan kepercayaan publik dan Kepuasan Publik atas kinerja Polri dalam melaksanakan kegiatan Kepolisian ditengah tengah masyarakat, terwujudnya Program Pemerintah dalam Bidang Ketahanan Pangan. terbentuknya opini Positif masyarakat terhadap Kinerja Kepolisian secara Umum ,” jelasnya .
Kapolsek Tambusai Utara AKP Heri Yuliardi, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam memperkuat ketahanan pangan nasional 2026 dengan percepatan penanaman nya ..
“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga turut berperan aktif dalam mendorong peningkatan produksi pangan dari sektor hulu sebagai bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan nasional,” ujarnya.
Melalui pendampingan ini, diharapkan terjadi peningkatan produktivitas pangan di tingkat desa, sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mewujudkan kemandirian pangan yang berkelanjutan.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.
( Eyt )