
Ketua Koperasi Tani Elok Basamo Rohul Tegaskan RAT, Kepala Desa, Badan Pengawas, Ketua Kelompok Tani dan Tokoh Adat Dorong Fokus ke Koperasi
ROHUL, RIAU — Ketua Koperasi Tani Elok Basamo Rohul, Amros, angkat bicara soal pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang direncanakan. Menurut Amros, dirinya selalu mendorong transparansi melalui RAT, sementara Badan Pengawas, kepala desa, Ketua Kelompok Tani, Tokoh Adat dan tokoh masyarakat menekankan agar pengurus koperasi tetap fokus pada pengelolaan koperasi dalam menyelesaikan semua urusan terkait perjuangkan pembangunan kebun plasma di PT. Citra Sardela Abadi sampai proses take over akad di bank dilaksanakan.
“Selama ini saya selalu menyampaikan pentingnya RAT kepada Badan pengawas, kepala desa, Ketua Kelompok Tani, Tokoh Adat. Beliau menanggapi agar kami fokus dulu pada kegiatan koperasi untuk menyelesaikan proses semua urusan terkait proses pembangunan kebun plasma 20% sesuai UU di PT. Citra Sardela Abadi, bukan menunda rapat,” ungkap Amros dengan tegas.
Ia menambahkan, dirinya tetap menyambut baik RAT karena ini adalah hak anggota koperasi untuk mengetahui kondisi dan pengelolaan keuangan. Soal keuangan koperasi, Amros menegaskan: “Tabungan atau simpanan wajib sebesar 10.000 ribu di kas kami sudah dikelola sebaik mungkin oleh bendahara koperasi. Semua usaha ini demi kebaikan dan kesejahteraan anggota koperasi, bukan untuk kepentingan pribadi.”
Ketua koperasi menambahkan bahwa RAT akan digelar “paling dekat”. Ia menekankan bahwa pelaksanaan RAT adalah bagian dari transparansi dan akuntabilitas koperasi, sekaligus hak anggota untuk mengetahui kondisi keuangan dan kegiatan koperasi.
Situasi ini mencerminkan dinamika unik di desa, di mana pengurus koperasi berupaya menyeimbangkan antara kewajiban formal RAT dan saran tokoh masyarakat agar fokus ke kegiatan koperasi. Para pengamat menekankan bahwa keseimbangan ini penting untuk menjaga kepercayaan anggota sekaligus kelancaran operasional koperasi.
(DR)