
Di Tengah Dana Desa Dipangkas, Sontang Tancap Gas: 3,1 Km Jalan Diaspal, Ketua Apdesi Riau Zulfahrianto Kembali Kejutkan Publik
Rokan Hulu, Riau – Sabtu, 21 Februari 2026.
Di saat banyak daerah mengeluh karena pemangkasan dana desa, Desa Sontang justru melaju tanpa rem. Ketua APDESI Provinsi Riau, Zulfahrianto SE, kembali membuat publik terperangah. Hari ini, pengaspalan jalan sepanjang 3,1 kilometer resmi dimulai di Dusun 1 Harapan, RW 03.
Langkah ini bukan sekadar proyek infrastruktur biasa. Di tengah situasi fiskal yang ketat, pengaspalan tersebut disebut berasal dari dana pribadi dan swadaya Kepala Desa Sontang. Sebuah keputusan yang memantik perbincangan luas, dari tingkat kabupaten hingga nasional.
Jalan Aspal 3,1 Km: Dari Janji ke Aksi
Pantauan di lapangan, alat berat telah bekerja sejak pagi. Warga Dusun 1 Harapan terlihat antusias menyaksikan dimulainya pengaspalan yang selama ini mereka nantikan. Akses jalan yang sebelumnya rusak dan berdebu kini mulai berubah menjadi jalur hitam mulus.
Faisal, selaku Kaur Pembangunan, memastikan pekerjaan dilakukan bertahap namun terukur. “Ini bukan proyek simbolis. Ini kebutuhan masyarakat. Dan hari ini kita mulai,” ujarnya.
Pengaspalan sepanjang 3,1 kilometer ini diyakini akan mempercepat mobilitas warga, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan nilai ekonomi desa.
Ketika Desa Lain Viral Karena Skandal,
Sontang Viral Karena Pembangunan
Di tengah maraknya pemberitaan penyalahgunaan dana desa di berbagai daerah, Sontang justru tampil dengan narasi berbeda: pembangunan tanpa henti. Kontras yang tajam ini membuat nama Desa Sontang kian dikenal.
Di bawah kepemimpinan Zulfahrianto SE, wajah desa berubah drastis. Infrastruktur dibenahi, fasilitas publik ditingkatkan, dan tata kelola pemerintahan desa diperkuat. Warga menyebut, Sontang kini “seperti kota kecil yang indah dan nyaman.”
Langkah berani menggunakan dana pribadi untuk kepentingan publik dinilai sebagai bentuk komitmen moral seorang pemimpin desa. Di saat pemerintah pusat memperkecil alokasi dana desa, Sontang tidak berhenti bergerak.
Kepemimpinan yang Menggerakkan
Sebagai Ketua APDESI Provinsi Riau, Zulfahrianto bukan hanya memimpin di tingkat desa, tetapi juga menjadi representasi kepala desa se-Riau. Pembangunan 3,1 kilometer jalan aspal ini dinilai sebagai pesan kuat: keterbatasan anggaran bukan alasan untuk stagnan.
Warga Dusun 1 Harapan RW 03 menyambut pembangunan ini dengan rasa syukur. Bagi mereka, jalan bukan sekadar infrastruktur, tetapi simbol kemajuan dan kemerdekaan ekonomi.
Sontang Menuju Desa Modern
Desa Sontang kini menjadi contoh bagaimana kepemimpinan lokal dapat mengubah wajah wilayah secara nyata. Dari jalan desa hingga pelayanan publik, geliat pembangunan terlihat konsisten
Jika desa lain viral karena konflik dan dugaan penyimpangan, Sontang memilih viral karena prestasi. Di tengah dinamika nasional, desa ini menunjukkan bahwa pembangunan bisa lahir dari keberanian mengambil tanggung jawab.
Sabtu, 21 Februari 2026, akan dicatat sebagai momentum penting: saat 3,1 kilometer jalan aspal mulai membentang, dan harapan warga semakin kokoh di atas permukaan hitam yang baru saja digelar.Sontang maju. Rakyat merasakan kemerdekaan.
(DR)