
Rokan hulu— Pembangunan Gedung DPRD Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Tahap III memasuki tahap penting. Di tengah progres fisik yang baru mencapai sekitar 37,5 persen, Bupati Rohul Anton, turun langsung mengecek pekerjaan untuk memastikan proyek berjalan sesuai target tanpa mengorbankan kualitas.
Anton melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi pembangunan Gedung DPRD Rohul, beberapa waktu lalu. Sejumlah bagian pekerjaan menjadi perhatian, terutama sektor mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP) yang menjadi salah satu bagian krusial dalam menentukan kelayakan fungsi gedung.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati mencermati pengerjaan instalasi listrik, tata udara atau AC, sistem proteksi kebakaran hingga jaringan penampungan air. Menurutnya, pekerjaan tersebut tidak bisa dilakukan sekadar mengejar penyelesaian fisik, tetapi harus memastikan setiap instalasi terpasang tepat dan sesuai spesifikasi teknis.
Anton menegaskan, percepatan pembangunan harus berjalan beriringan dengan pengawasan mutu. Setiap tahapan pekerjaan diminta mengacu pada spesifikasi yang telah ditetapkan dalam perencanaan.
“Akselerasi pembangunan wajib beriringan dengan kualitas, kerapian, ketepatan pemasangan, dan kesesuaian spesifikasi teknis. Pembangunan yang menggunakan anggaran publik harus menghasilkan fasilitas pemerintahan yang aman, nyaman, berkualitas, serta benar-benar bermanfaat,” tegas Anton saat meninjau lokasi.
Bagi Pemkab Rohul, progres pekerjaan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan pembangunan. Ketepatan mutu dan kesesuaian hasil pekerjaan juga menjadi bagian yang harus dikawal sejak proses pembangunan berlangsung.
Karena itu, pengawasan langsung dilakukan untuk memastikan pekerjaan tidak melenceng dari perencanaan, baik dari sisi teknis maupun kualitas hasil akhir.
Dengan progres yang baru berada di kisaran 37,5 persen, pengawasan terhadap proyek tersebut dipandang penting agar tahapan pekerjaan berikutnya dapat berjalan lebih terukur. Pemerintah daerah juga menekankan agar pelaksanaan proyek tetap memperhatikan target waktu sekaligus standar teknis yang telah ditetapkan.
Pemkab Rohul memastikan pembangunan yang menggunakan dana publik tersebut terus dikawal hingga selesai, sehingga gedung yang nantinya digunakan sebagai pusat aktivitas lembaga legislatif daerah itu tidak hanya berdiri secara fisik, tetapi juga memenuhi aspek keamanan, kenyamanan, kualitas dan fungsi sebagaimana direncanakan.