DIDUGA PELANGGARAN PENYALURAN BBM BERSUBSIDI, WARGA DESAK PERTAMINA DAN APARAT AUDIT SPBU DI KOTA TENGAH

Bagikan di sosmed anda

DIDUGA PELANGGARAN PENYALURAN BBM BERSUBSIDI, WARGA DESAK PERTAMINA DAN APARAT AUDIT SPBU DI KOTA TENGAH

Rokan Hulu, Riau – Dugaan praktik penyalahgunaan penyaluran BBM bersubsidi kembali menjadi sorotan masyarakat. Sejumlah warga mendesak pihak berwenang, termasuk Pertamina Patra Niaga, BPH Migas, dan aparat penegak hukum, untuk melakukan inspeksi serta audit terhadap salah satu SPBU di wilayah Kota Tengah yang disebut-sebut menjadi lokasi aktivitas pelangsiran BBM bersubsidi.

Berdasarkan informasi yang beredar di tengah masyarakat, aktivitas pengisian BBM bersubsidi oleh kendaraan yang diduga melakukan pelangsiran disebut berlangsung berulang kali. Namun, hingga kini tuduhan tersebut belum terbukti secara hukum dan belum ada keterangan resmi dari pengelola SPBU maupun instansi terkait.

Masyarakat meminta agar pengawasan diperketat sehingga subsidi negara benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang berhak, bukan dimanfaatkan untuk kepentingan bisnis ilegal.

BPH Migas sendiri telah berulang kali mengingatkan seluruh pengelola SPBU agar menolak praktik pelangsiran BBM bersubsidi serta segera melaporkan kendaraan yang terindikasi melakukan pengisian berulang. Pengawasan terhadap SPBU juga terus diperketat guna memastikan distribusi BBM subsidi tepat sasaran.

Jika nantinya terbukti terjadi pelanggaran terhadap ketentuan penyaluran BBM bersubsidi, masyarakat meminta agar sanksi diberikan sesuai peraturan yang berlaku, mulai dari pembinaan, penghentian sementara penyaluran BBM subsidi, hingga sanksi lain sesuai hasil pemeriksaan oleh regulator dan aparat penegak hukum.

Masyarakat juga mengimbau Pertamina Patra Niaga, BPH Migas, serta aparat penegak hukum untuk menindak setiap dugaan penyimpangan secara profesional, transparan, dan berdasarkan alat bukti, sehingga tidak ada pihak yang dirugikan tanpa proses hukum yang adil..

(dr)

Tingalkan komentar anda

Verified by MonsterInsights