Dukung Swasembada Pangan, Polsek Tambusai Utara Cek Pertumbuhan Jagung di Mahato*

Bagikan di sosmed anda

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Tambusai Utara Cek Pertumbuhan Jagung di Mahato*

Rohul . Tujuan utama swasembada pangan dalam program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto adalah mewujudkan kemandirian dan kedaulatan pangan nasional guna memastikan seluruh rakyat Indonesia mendapatkan makanan cukup dan sehat. Ini merupakan pilar utama pembangunan nasional untuk mengurangi ketergantungan impor, meningkatkan kesejahteraan petani, dan menjaga stabilitas ekonomi.

Maka dari itu Polsek Tambusai Utara tetap berkomitmen untuk mendukung Swasembada Pangan program dari bapak presiden Prabowo , sembari adakan pengecekan sekaligus perkembangan Jagung di desa Mahato KM 37 ( Pak Gino ) Tambusai Utara .

Polsek Tambusai Utara terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program swasembada pangan dengan turun langsung ke lapangan. Pada Sabtu (9/5/2026) sekitar pukul 12.30 WIB, bhabinkamtibmas desa Mahato personil Polsek Tambusai Utara , melakukan pengecekan perkembangan tanaman jagung pipil jenis hibrida di lahan Pak Gino umur 100 hari semenjak di tanam tgl 17 Januari 2026 , dengan tinggi tanaman rata-rata : 150 cm, pertumbuhan tanaman jagung kurang baik , sebab pada saat selesai penanaman situasi musim kemarau dengan kendala tanah kurang subur .

Kegiatan ini langsung didampingi bhabinkamtibmas Mahato Aipda Ibrahim Deflindo dan Bripka Dedy Pratama beserta Pak Gino Kolam Kurnia lndah , meninjau kondisi lahan guna memastikan pertumbuhan tanaman sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi petani Mahato .

Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Tambusai Utara AKP Heri Yuliardi, S.Tr.K., S.I.K., M.H menegaskan bahwa keterlibatan Polri di sektor pertanian merupakan bagian dari dukungan nyata terhadap ketahanan pangan nasional.

“Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir sebagai mitra masyarakat dalam mendorong keberhasilan program strategis pemerintah, termasuk swasembada pangan. Dengan turun langsung ke lapangan, kami dapat memahami kondisi riil yang dihadapi petani serta mendorong solusi yang tepat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pengecekan, tanaman jagung hibrida tersebut telah berumur sekitar 100 hari sejak ditanam pada 17 Januari 2026, dengan tinggi rata-rata mencapai sekitar 150 cm. Namun, pertumbuhannya belum optimal akibat pengaruh musim kemarau pada fase awal tanam serta kondisi tanah yang kurang subur.

Menanggapi hal tersebut, Bhabinkamtibmas Mahato berdialog langsung dengan pihak terkait ( Pak Gino ) , guna merumuskan langkah perbaikan ke depan, sehingga hasil panen dapat ditingkatkan.

Kapolsek juga menambahkan, kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik, menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, serta mempererat sinergi antara aparat dan masyarakat.

“Melalui peran aktif Polsek yang bersinergi dengan pemerintah desa dan masyarakat, upaya mewujudkan swasembada pangan diharapkan dapat berjalan lebih optimal, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara bertahap oleh warga,” tutupnya.

Kegiatan berjalan dengan aman , tertib dan lancar sampai akhir .

( Eyt )

Tingalkan komentar anda

Verified by MonsterInsights