
Rokan Hulu Digelar Negeri Seribu Suluk “Penghasil Sawit Terbesar di Riau, Bonai Darussalam Juga Kaya Minyak Bumi
Rokan Hulu — Kabupaten Rokan Hulu dikenal sebagai salah satu daerah dengan produksi kelapa sawit terbesar di Provinsi Riau. Ribuan hektare perkebunan sawit milik masyarakat maupun perusahaan menjadi tulang punggung perekonomian daerah tersebut.
Selain dikenal sebagai lumbung sawit, wilayah Kecamatan Bonai Darussalam juga memiliki potensi sumber daya alam lain yang sangat strategis, yakni minyak bumi. Kawasan ini berada tidak jauh dari wilayah industri migas di Duri, yang selama puluhan tahun dikenal sebagai salah satu pusat produksi minyak terbesar di Indonesia.
Ketua APDESI Provinsi Riau, Zulfahrianto SE, menyampaikan bahwa kekayaan sumber daya alam tersebut harus diimbangi dengan pembangunan infrastruktur yang memadai, terutama akses jalan yang menjadi urat nadi aktivitas ekonomi masyarakat.
Menurutnya, jalan lintas Sontang–Duri memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat serta aktivitas industri perkebunan dan migas di kawasan tersebut.
“Rokan Hulu ini salah satu penghasil sawit terbesar di Riau. Di sisi lain, Kecamatan Bonai Darussalam juga memiliki potensi minyak bumi. Artinya, jalan lintas ini bukan hanya jalan desa, tetapi jalur strategis ekonomi masyarakat dan perusahaan,” ujarnya.
Tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan para datuk adat di wilayah Desa Sontang juga berharap pemerintah dan perusahaan yang memanfaatkan jalur tersebut dapat bersama-sama menjaga dan meningkatkan kualitas infrastruktur.
Mereka menilai pembangunan jalan yang kuat dan berkelanjutan akan mempercepat distribusi hasil perkebunan, memperlancar aktivitas industri, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Jika akses jalan baik, maka hasil sawit masyarakat mudah diangkut, aktivitas ekonomi lancar, dan pembangunan daerah juga akan semakin maju,” ungkap salah seorang tokoh masyarakat.
Dengan potensi besar di sektor perkebunan sawit dan minyak bumi, masyarakat Rohul berharap perhatian pemerintah provinsi dan pihak perusahaan semakin serius dalam mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.
Bagi masyarakat Rohul, jalan bukan sekadar akses, tetapi kunci masa depan ekonomi daerah.
(DR)